Halaman

Minggu, 22 Juni 2014

gagak hitam part 4

Gagak hitam


- part 4
- hutan tak bertepi

posted by badboy

harap like !

“ sudah jangan menangis “ , ucap rizky yang mencoba menenangkan azizah , yang melihat veni tewas .
“ kenapa kalian meninggalkannya ! “ , seru azizah kepada roby dan rizky .
“ jika kita tetap disana kita akan mati , dan juga veni berkorban demi kita ? “ , ucap roby yang menjelaskan ke azizah . Sementara rizky hanya bisa diam , dan tak terasa air matanya menetes saat ia teringat semua kenangan dengan veni .
“ berkorban katamu ! “ , tegas azizah dengan marah .
“ iya “ , tegas roby sambil menghentikan mobilnya di tengah hutan .
“ kenapa berhenti rob ? “ , tanya rizky .
“ kayaknya bensinnya habis “ , ucap roby yang keluar dari dalam mobil .
“ terus kita bagaimana ? “ , tanya azizah yang masih sedih akan kematian veni .
“ untuk malam ini kita istirahat disini dulu , lagi pula disini kayaknya aman kok “ , ucap roby yang mencoba menenangkan azizah dan rizky .
“ ya sudah terserah kamu “ , ucap azizah yang kemudian memejamkan matanya untuk tidur .

“ wwwoooaaaakkk ... wwwooooaaakkkk “ suara burung gagak yang saling bersahutan membangunkan mereka bertiga .
“ apa yang terjadi rob ? “ , tanya rizky yang gelisah .
“ sepertinya , gagak gak itu ada disini “ , ucap roby yang melihat ke kaca mobil bagian luar .
“ terusk sekarang kita gimana ? “ , tanya azizah .
“ ayo kita keluar dan lari dari sini secepatnya “ , ucap roby kepada azizah dan rizky dengan tatapan tajam .
“ baiklah “ , ucap rizky .
“ hmm “ , jawab azizah .

Dan saat mereka mencoba untuk pergi , tiba tiba burung gagak yang sangat banyak sudah ada diatas mereka . Mereka yang panik langsung lari saja , tanpa mempedulikan apapun .
Tapi gagak gagak itu tetap terbang dan mengejar mereka bertiga , roby , azizah dan rizky , hanya bisa berdoa agar gagak gagak itu berhenti mengejarnya .

“aaaakkkkhhh “ suara azizah yang kepalanya di dipatok gagak gagak itu dari atas .
Roby yang mendengar suara itu langsung berlari ke arah azizah dan berusaha mengusirnya , dan kemudian roby memegang tangan azizah supaya dia tak ketinggalan .


“ sepertinya burung gagak gagak itu sudah pergi “ , ucap roby yang terengah engah dan bersandar pada sebuah pohon .
“ semoga saja iya “ , jawab rizky yang berjalan dan ke arah azizah .
“ kamu tak apa apa ? “ , tanya rizky sambil melihat luka azizah .
“ kurasa iya , ini hanya sedikit sakit saja “ , jawab azizah yang mengusap darah yang keluar dari lukanya dengan baju .
“ ya sudah untuk malam ini kita istirahat disini dulu “ , ucap roby yang berdiri mau pergi .
“ kamu mau kemana ? “ , tanya azizah .
“ tentu saja mencari ranting serta bahan makanan yang bisa dimakan “ , ucap roby yang kemudian berjalan pergi ke hutan .

Azizah dan rizky yang merasa aneh pada roby , karena tak kunjung datang . Memutuskan untuk mencarinya , mereka takut terjadi apa apa pada roby . Tapi apa yang terjadi mereka hanya berputar putar di tempat itu , dan masih tak menemukan roby .

Sempat terbesit di kepala rizky , bahwa roby kabur meninggalkannya dan azizah ditempat itu . Sampai lamunannya buyar oleh suara azizah yang memanggilnya .

“ riz , lihat itu “ , suara panggilan azizah yang sepertinya menunjukkan sesuatu .
“ ada apa zah ? “ , tanya rizky yang berjalan mendekati azizah .
“ lihat itu “ , ucap azizah sambil mengarahkan jari telunjukknya ke subuah gubuk tua .
“ kenapa disini ada gubuk ? “ , tanya rizky heran .
“ aku tidak tahu , yang penting gubuk ini bisa dijadikan tempat kita untuk istirahat “ , ucap azizah yang masuk ke sebuah gubuk tua .
“ ya sudah , lagipula roby tak tahu dimana ? “ , ucap lirih rizky .

Mereka berdua pun memutuskan istirahat ditempat itu sambil menunggu roby . Mereka pun sudah tertidur pulas di lantai gubuk reyot itu .



            ***************


“ ver  , kayaknya kita tersesat deh ? “ , ucap lukman yang mulai khawatir .
“ kurasa begitu , tapi kita harus cari tempat istirahat yang aman “ , ucap veri sambil mengambil batang pohon untuk dijadikan tongkat .
“ ya “ , ucap lukman yang duduk dan bersandar pada sebuah pohon .
“ ya sudah kita istirahat dulu “ , ucap veri yang melihat kondisi lukman yang kecapekan apalagi harus menahan rasa sakitnya itu .
“ aku mau buat api unggun “ , ucap veri yang mengambil beberapa ranting dan menyalakannya dengan korek apinya .
“ ya , aku mau tidur dulu “ , ucap lukman yang kemudian memejamkan matanya .
“ luk , bangun luk ? “ , suara lirih di telinga lukman yang membangunkannya .
“ ada apa ver ? “ , tanya lukman sambil melihat ke arah veri dan kemudian melihat waktu di jam tangannya .
“ ini masih jam 02.30 , kenapa kau bangunkan aku ? “ , tanya lukman dengan mata mengantuk .
“ apa kau tak dengar suara itu  ? “ , tanya veri .
“ suara ? “ tanya balik lukman dengan heran .
“ iya , coba kau dengarkan “ , jelas veri yang menatap sekelilingnya .
“ bukankah .... “ , lukman tak bisa melanjutkan kata katanya .
“ ayo kita pergi “ , ucap lukman yang mendadak berdiri dan bersiap untuk lari .
“ hemt “ , ucap veri yang kemudian lari bersama lukman .

“ wwwoooaaak ....wwwoooaaak “ , suara burung gagak itu makin jelas di telinga lukman dan veri . Mereka berdua lari sejauh mungkin dari kejaran para gagak gagak itu yang terbang di atas mereka , dan tak butuh waktu lama untuk gagak itu menemukan verei dan lukman . Dan secepat mungkin gagak gagak itu menyerang mereka berdua dengan paruh tajam mereka .

Veri dan lukman yang ketakutan karena serangan gagak itu , mereka pun tak bisa menghindarinya . Seperti mereka menghadapi maut mereka sendiri .
Mereka hanya pasrah , dan kemudian mereka kaget , karena gagak gagak itu hilang seketika .

“ kemana gagak gagak itu ver ? “ , tanya lukman yang terluka , tubuhnya pun lecet dan luka akibat gagak itu .
“ sepertinya mereka pergi “ , ucap veri yang kondisinya sama seperti lukman .
“ sepertinya kita akan aman disini “ , ucap lukman yang kemudian duduk bersandar pada pohon .


      *******************

sementara azizah sedang tidur pulas , rizky yang dari tadi tak bisa tidur , mulai khawatir akan kondisinya dan keselamatan teman temannya . Kemudian dia teringat akan sebuah buku yang ia ambil di desa tua itu .
Kemudian ia memutuskan untuk mengambil buku itu dari saku celananya . Ia kemudian mencoba membuka buku itu , tapi saat ia membuka buku itu , tiba tiba angin berhembus dengan pelan ke arahnya .....


bersambung dulu lur ?

Ojo lali             :   
kunjungi blog saya         : www.demondev.blogspot.com
add fb saya                : deniz sii devilboy

follow twitter saya        : @eyeshild_21

Tidak ada komentar:

Posting Komentar